Kamis, 20 Agustus 2009

TIPS AGAR BAN DALAM MOTOR TIDAK CEPAT GANTI

Akhirnya bisa posting lg deh..Awal mulanya pada saat mau shalat Shubuh, ternyata sudah sampe diluar pagar rumah motor kok terasa ga enak banget. Ternyata aku lihat ban belakang kempes dan bocor. Motor aku naiki pelan-pelan sampai di rumah, karena masjid jauh ya sudah shalat Shubuh di rumah. Saya pikir sebagian besar sudah pernah mengalami ban bocor di jalan seperti saya tadi.


Yang lebih ngeri lagi kalau di kota-kota besar seperti Jakarta, bocor di tengah jalan apalagi malam-malam bisa timbul hal-hal kriminal yang tidak kita inginkan. Sekarang sudah marak juga oknum-oknum tukang tambal ban yang sengaja menyebar paku di sekitar tempat mereka agar nanti menambal banya disitu. Dan parahnya lagi, kalau ban motor kita kena paku trus dibawa jalan maka sering ban dalam kita ga bisa ditambal lagi atau harus ganti ban, artinya kita harus keluar duit buat itu. Banyak juga tukang tambal ban yang nakal, ketika membuka ban sengaja disobek dan bilang ke kita harus ganti ban baru.
Itulah beberapa fakta yang harus kita ketahui buat yang suka berkendara sepeda motor. Untuk menghindari ban kita tidak cepat ganti ketika bocor ada tips-tips sebagai berikut:
1. Pastikan sebelum berkendara periksa ban kita apakah kempes apa tidak.
2. Ketika ban kita bocor, segera berhenti periksa ban kita apakah ada paku atau
benda lain.
3. Cabut paku atau benda lain jika ada diban, trus yang penting kendurkan mur/sekrup pada pentil tempat isi angin (istilah lain dop)agar ban dalam tidak sobek dan ganti ban baru.
4. Segera ke bengkel tambal ban terdekat.

Kayaknya itu aja posting kali ini..semoga bermanfaat buat temen-temen pengendara motor dimana saja berada.

BACA SELENGKAPNYA...

Jumat, 31 Juli 2009

SMAN 1 Purworejo Terima Sertifikat ISO dari Inggris

PURWOREJO- SMAN 1 sebagai salah satu rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) di Kabupaten Purworejo, akhirnya secara resmi menerima sertifikat International Organization for Standardization (ISO) 9001:2008.
Sertifikat ISO itu diterima dari United Kingdom Acreditation Sertification (UKAS) melalui lembaga sertifikasi Global Group dari Inggris langsung.

Penyerahan sertifikat oleh perwakilan Global Group Drs Yuniarso kepada Plt Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain di aula SMAN 1 Purworejo, Senin (27/7). Selanjutnya diserahkan kepada Kepala SMAN 1 Dra Budiastuti Sumaryanti SPd MPd, disaksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs Bambang Aryawan MM. Acara penyerahan sertifikat itu disaksikan jajaran tenaga pengajar sekolah tersebut.



Wakil dari Global Group Drs Yuniarso menjelaskan, sertifikat ISO itu diberikan setelah melalui prosedur yang ketat. Dan SMAN 1 Purworejo lolos delapan standar minimal untuk penerapan manajemen sistem standar internasional.
“Dengan demikian, sistem manajemen pendidikan di SMAN 1 ini sudah diakui dalam standar internasional. Sertifikat ini berlaku tiga tahun hingga 24 Juni 2012,” ujar alumnus SMAN 1 itu.

Secara Online

Sebelum sertifikat ISO diberikan, terlebih dahulu diaudit internal oleh wakil manajemen mutu (WMM). Selanjutnya diajukan ke lembaga sertifikasi dan diaudit eksternal dan hasilnya lolos memenuhi standar. “ISO SMAN 1 ini bisa dicek secara online,” jelasnya.

Plt Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain mengucapkan selamat kepada SMAN 1, yang berhasil mendapatkan sertifikat ISO tersebut. Dia berharap, ISO tersebut bisa memacu SMAN 1 untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitasnya.

Kepala SMAN 1 Purworejo Dra Budiastuti Sumaryanti MPd mengharapkan, adanya manajemen berbasis ISO juga akan mampu menyejajarkan SMAN 1 Purworejo dengan sekolah-sekolah internasional lain di dunia.

Nur Aziz SPd dari wakil manajemen mutu (WMM) —yang mengomandoni masalah penjaminan mutu berstandar internasional ini— menjelaskan, usaha meraih sertifikat ISO itu telah dimulai Agustus 2008 pada masa kepemimpinan Drs Muhammad Hani MHum.(H43-66)

www.suaramerdeka.com

BACA SELENGKAPNYA...